Comments Off

Makassar Mulai Penerapan e-KTP

foto : okezone

MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mencanangkan penggunaaan elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) mulai hari ini. Menandai pencanagan tersebut, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo hadir sebagai orang pertama yang diambil datanya.

Syahrul dan keluarga diambil datanya di Kecamatan Ujung Pandang, Sulawesi Selatan. Pantauan okezone Kamis (15/9/2011) pengambilan data terhadap mereka dimulai dengan menyerahkan undangan kepada petugas yang ditukar dengan nomor pendaftaran.

Setelah mendapatkan nomor pendataran, kemudian mereka memasuki ruang pengambilan data. Kepada Syahrul petugas meminta nomor induk kependudukan sebelumnya. lalu, nomor tersebut muncul dimonitor komputer dan disesuaikan dengan data yang telah terinput sebelumnya.

Terhadap Syahrul juga dilakukan pengambilan gambar dan dimintai tanda tangan diatas sebuah alat elektronik yang kemudian muncul di layar komputer.

Tak cukup sampai di situ, untuk kelengkapan data, petugas juga mengambil sidik jarinya. Diawali dengan pengambilan empat sidik jari selain ibu jari. Empat dari tangan kiri dan empat dari tangan kanan. Setelah itu baru diambil dua sidik ibu jari.

Untuk keakuratan data petugas juga mengambil data mata Syahrul sebanyak empat kali. Sementara itu Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Makassar, Maruhum Sinaga mengeluhkan kurangnya alat untuk mendukung pembuatan e-KTP.

Saat ini, kata dia perkecamatan di Kota Makassar hanya memiliki dua unit alat. Kota Makassar sendiri terdiri dari 14 kecamatan.

“Dengan alat sebanyak itu dalam seratus hari tidak bisa menjangkau 1.097.000 warga Kota Makassara padahal diasumsikan satu alat itu mampu mengambil data selama sepuluh menit persatu orang maka setiap alat hanya mampu mengambil 120 data perhari jadi dalam seratus hari hanya bisa menyelesaikan 300 ribu data,” katanya kerpada wartawan

Karena itu Pemerintah Kota Makassar berharap segera ada peralatan lagi. Setidaknya untuk mendukung pembuatan e-KTP dibutuhkan 52 alat lagi agar bisa menyelesaikan pembuatan e-KTP sesuai target yakni selama 100 hari.

Menurutnya jika permintaan tersebut dipenuhi setidaknya 9.600 e-KTP bisa diselsaikan dalam setiap harinya. Walikota Makassar Ilham arief Siradjuddin berharap jajarannya bisa bekerja secara maksimal selama seratus hari terakhir.

“Saya harap banyak data yang bisa terinput dalam seratus hari kalau tidak biaya akan membebani anggaran Pemkot, kalau yang 100 hari ini dibiayai pemerintah pusat semua. Jadi kita optimalkan saja alat yang ada,” harapnya.

kata dia, jika tidak selesai dalam sertaus hari biaya yang akan dibebankan kepada Pemkot tidak sedikit. “Jika dibiayai sendiri oleh Pemkot harganya Rp60 ribu perbuah jika diasumsikan dengan penduduk yang ada sekarang Pemkot butuh dana minimal Rp5 miliar,” jelasnya.

okezone

Filed in: Artikel Berita Tags: , , , , ,

Related Posts

Bookmark and Promote!

© 2014 e-KTP , KTP Elektronik Indonesia. All rights reserved. XHTML / CSS Valid.
Proudly designed by Theme Junkie.