Comments Off

Hari ini, e-KTP Bisa Diambil (Surabaya)

Foto by SurabayaPost

SURABAYA- Mulai Senin (4/6) hari ini, warga Kota Surabaya yang sudah melakukan perekaman data sudah bisa mengambil e-KTP di seluruh kantor kecamatan di Surabaya. Pengambilan dimulai dari pukul 08.00 hingga pukul 16.00.

Namun, sebelum mengambilnya warga harus membawa undangan pengambilan e-KTP dari kelurahannya masing-masing dan harus datang sendiri ke kantor kecamatan atau tidak boleh diwakilkan.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya, Suharto Wardoyo, Senin pagi tadi mengatakan, selain membawa undangan pengambilan e-KTP, warga juga diwajibkan membawa KTP lama mereka dan juga dua fotokopinya.

Terkait mengapa harus datang sendiri dan tidak boleh diwakilkan, mantan Kabag Hukum Pemkot Surabaya ini menjelaskan, warga akan kembali menjalani pengecekan sidik jari dan sebagainya. Kalau sidik jarinya cocok, e-KTP akan diberikan. “Jadi kalau diwakilkan kan tentu tidak cocok dan e-KTP tidak bisa diambil,” jelas Suharto.

Disinggung bagaimana jika ternyata ada warga yang KTP lamanya hilang, dia mengatakan, jika ternyata KTP asli nya hilang, maka proses pengambilan e-KTP akan menjadi cukup rumit. Ini karena warga masih harus mengurus di kantor kepolisian guna mendapatkan surat keterangan kehilangan.

Suharto Wardoyo menambahkan, sesuai Perda Nomor 5 Tahun 2001 menyebutkan ketentuannya memang seperti itu. “Jadi yang KTP lamanya hilang harus ada surat keterangan kehilangan dari kepolisian. Warga tidak bisa sekadar mengaku-ngaku bahwa KTP lamanya hilang. Tetapi harus ada surat keterangannya,” ungkapnya.

Ditanya soal capaian pelaksanaan e-KTP dia mengatakan, memang sampai saat ini dari 1,8 juta penduduk Surabaya yang wajib KTP, baru 1,5 juta yang sudah e-KTP. Jumlah ini setara dengan 80%  dari jumlah penduduk Surabaya.

Pria yang lebih akrab dipanggil Anang ini menambahkan, memang keinginan Dispendukcapil mengejar target 100% untuk pelaksanaan e-KTP tersendat. Meski pelayanannya juga dibuka di mal, misalnya Royal Plaza dan ITC Mega Grosir, tapi capaiannya belum tuntas.

Hal ini karena ada hari libur panjang, ada cuti bersama yang ditetapkan pemerintah. “Ini memang sedikit menjadi hambatan, namun kami ingin tetap optimis memberikan pelayanan yang terbaik,” ungkap Suharto Wardoyo.

Sedangkan, Wakil Ketua Komisi D PRD Surabaya, Edi Bud Prabowo mengatakan, layanan e-KTP di Surabaya sudah bagus. Pemkot sudah mengejar target 100% selesai dengan berbagai cara, di antaranya membuka layanan di mal dan lainnya. Namun, kalau capaian 100% tidak tercapai itu bukan semata kesalahan Pemkot.

Berdasarkan panatuannya, tidak selesainya program e-KTP hingga 100% karena sebagaian warga Surabaya ada yang kerja di luar kota atau luar negeri. Bahkan, ada anak-anak pejabat yang sekolah di Eropa, Australia, Amerika dan lainnya. “Yang begini ini mereka tidak bisa mengurus e-KTP, kalau nggak pas pulang kampung,” jelasnya.pur

Sumber : SurabayaPost.co.id

http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=34888e5c55cba479dc82a6a78b942189&jenis=c81e728d9d4c2f636f067f89cc14862c
Filed in: Artikel Berita Tags: , , , , ,

Related Posts

Bookmark and Promote!

© 2014 e-KTP , KTP Elektronik Indonesia. All rights reserved. XHTML / CSS Valid.
Proudly designed by Theme Junkie.